Akankah datang suatu saat dimana bangkai-bangkai dibangkitkan-Nya dari tanah? Lalu ditempatkankah oleh-nya pada inti panas mendalam? Dimana auman ampun bersorak, berteriak, karena mispersepsi, intoleransi yang dijunjung tinggi, selagi Tuhan mengajarkan kasih sayang. Karena perilaku atas rasa pamrih, bukan saja pada sesama, tapi juga pada ajaran, juga Tuhan, membawanya sedemikian pada titik terperosok, dimana semestinya dilakukan atas nama kebaikan. Karena ketidakpercayaan terhadap kebebasan yang diberikan oleh Tuhan, menyebabkan kebenaran, kebohongan, keburukan, dan kebaikan dimana semestinya terus berprogres, terhambat.
Bintang Adamas
Ditulis; Rabu, 15 Februari 2012