Timbul satu persatu, terlahir sebagai penuntun
Menuntun para buta arah, orang orang yang tak mengetahui jalan
Lambat laut, makin banyak para kaum penuntun
Tercipta peta, bukan terlahirkan sebagaimana mestinya
Makin banyak-nya, bisa dibilang semua, tak mau kalah oleh sesama
Sesampai pada titik dimana tiap penuntun mempunyai jalan sendiri
Hingga tiada yang mau dituntun, tercerai-berai oleh masing-masing persepsi
Menjalani setapak yang berbeda-beda, ada yang tersesat, ada yang sampai
Namun, tetap saja, sesama terlupa oleh benak masing-masing dari mereka
Bintang Adamas
Ditulis, Rabu, 20 April 2011
Selasa, 19 April 2011
Sabtu, 16 April 2011
Andaikan aku yang diatas mimbar sana.
Mimbar jum'at, di tempati oleh para ustad, para ulama
Memberi ceramah, kepada kehadirat umat-nya
Berisikan suatu pesan, memprakasai suatu ajaran
Kira-kira 30 menit lama-nya, omong kosong merupakan sebagian dari isi
Tak melakukan pendekatan seksama, yang ada hanya pemikiran sepihak saja
Membuat pihak lain tak diberikan kesempatan untuk menguntai alasan
Yang pada akhirnya, banyak yang berkecil hati, juga terdiskriminasi
Andaikan aku yang berada diatas mimbar sana, aku hanya memperlukan 3 detik saja
Aku hanya ingin menyampaikan suatu ucapan yang sudah tersurat jelas
Suatu ucapan yang sering sekali dilantunkan
Aneh nya, juga menjadi suatu ucapan yang terlupakan
"lakum dinukum waliyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku "
Bintang Adamas
Ditulis, Sabtu, 16 April 2011
Memberi ceramah, kepada kehadirat umat-nya
Berisikan suatu pesan, memprakasai suatu ajaran
Kira-kira 30 menit lama-nya, omong kosong merupakan sebagian dari isi
Tak melakukan pendekatan seksama, yang ada hanya pemikiran sepihak saja
Membuat pihak lain tak diberikan kesempatan untuk menguntai alasan
Yang pada akhirnya, banyak yang berkecil hati, juga terdiskriminasi
Andaikan aku yang berada diatas mimbar sana, aku hanya memperlukan 3 detik saja
Aku hanya ingin menyampaikan suatu ucapan yang sudah tersurat jelas
Suatu ucapan yang sering sekali dilantunkan
Aneh nya, juga menjadi suatu ucapan yang terlupakan
"lakum dinukum waliyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku "
Bintang Adamas
Ditulis, Sabtu, 16 April 2011
Kamis, 14 April 2011
Home, and ready to write .
So, i just got home from a spiritual trip! A pilgrimage if i may presume, and it was exhausting, yet a fun experience for me! It also gave me some inspirations, building up my will to write! But i can't post them now in the cause of some particular problems, but I'll try as soon as i can!
Langganan:
Postingan (Atom)